Tampilkan postingan dengan label Lansekap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lansekap. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 November 2014

MENGHIAS PAGAR DENGAN TANAMAN

PAGAR  rumah setidaknya mempunyai beberapa fungsi. Yang pertama adalah sebagi pembtas dengan lingkunagan luar. Kedua adalah untuk keamanan. Dan ketiga adalah sebagai elemen penting penghias rumah.
Seiring dengan makin meluasnya konsep kembali ke alam, pada bangunan rumah sering ditafsirkan sebagai banyak menanam tanaman hijau. Namun jika luas lahan terbatas, mengapa tidak manfaatkan pagar sebagai sarana penghijauan sekaligus mempercantik rumah anda?
Salah satu cara adalah dengan menanam berbagai tanaman hias untuk dirambatkan pada pagar rumah. Pagar rumah tidak lagi terlihat kaku, namun menjadi cantik dan lebih hidup.
Beberapa tanaman yang bisa digunakan, antara lain yang pertama adalah Sirih Merah.  Sirih merah merupakan tanaman rambat. Selain daunnya yang cantik, sirih merah juga dikenal sebagai obat herbal. Tanaman ini akan tampil cantik jika ditempelkan pada dinding atau dirambatkan pada pagar.
Lalu tanaman Mandavilla. Tanaman ini sangat cepat tumbuh dan membutuhkan media vertikal untuk pertumbuhannya. Untuk merambatkannya, sebaiknya dilakukan saat tanaman ini masih kecil. Caranya dengan dibelitkan berulang-ulang ke atas. Saat semakin besar, mandavilla akan membelit dengan sendirinya tanpa bantuan.  Jika berbunga, mandavilla akan memberikan warna tersendiri di pagar anda.
Tanaman lain adalah Morning Glory, merupakan tanaman hias yang merambat dan sangat indah. Bunganya akan mekar di setiap pagi dan akan menutup saat sore hari. Jadi setiap pagi, pagar rumah anda akan dipenuhi dengan bunga yang bermekaran.
Satu lagi adalah Flame of Irian. Tanaman ini memang berasal dari Irian. Tumbuh merambat dan berbunga sepanjang tahun. Bunga flame of irian mempunyai bentuk seperti kuku yang melengkung dalam tandan. Tanaman hias ini tumbuh dari daerah panas hingga sejuk di pegunungan.

Minggu, 14 September 2014

PERCANTIK TAMAN DENGAN PERGOLA ANGGUR


PERGOLA, atau tanaman yang tubuh merambat, bisa didesain sedemikian rupa untuk mempercantik taman, teras depan atau samping rumah, hingga carport dan garasi. Jika tanaman yang digunakan adalah tanaman buah, misalnya anggur, maka Anda akan memperoleh manfaat ganda. Selain dapat menambah suasana sejuk, Anda pun bisa memetik dan menikmati anggur. Asyik bukan?
Banyak jenis tanaman yang bisa dijadikan pergola. Misalnya melati (Jasminum laurifolium), air mata pengantin (Antogonon leptopus), jalaran api (Pyristegia venusta), flame of irian (Mucuna benetti), cincau rambat, sirih, markisa (Passifora sp.), dan anggur (Vitis vinivera) seperti yang menjadi pokok bahasan dalam artikel ini.
Hampir semua orang menyukai anggur, karena rasa buahnya yang manis, tekstur buah yang lembut, berbiji sedikit, dan bisa langsung dimakan tanpa harus mengupas kulitnya.
Belakangan ini, makin banyak orang yang mencari bibit tanaman anggur untuk dijadikan peneduh di pekarangan dan/atau teras rumah.
Harga bibit memang bervariasi, tergantung ukurannya. Tanaman dengan tinggi 1,5 meter rata-rata dibanderol dengan harga Rp 100.000 / pot. Tetapi bibit berukuran imut, setinggi 2,5 cm, justru lebih sering dicari. Padahal harganya cukup mahal, sekitar Rp 20.000 – Rp 25.000 per polibag.
Jika bibit sudah diperoleh, yang harus diperhatikan adalah perawatan secara rutin. Penyiramannya pun harus dilakukan secara benar. Jika salah menyiram, tanaman anggur bisa mati.
Anggur merupakan tanaman yang tahan panas, tidak menyukai air, dan menyenangi kondisi tanah kering. Karena itu, penyiraman cukup dilakukan dua hari sekali, bisa pada waktu pagi maupun sore hari.
Penyiraman bisa dilakukan pada bagian daun. Dua hari kemudian, penyiraman pada batang. Lantas, dua hari berikutnya, gantian akar yang disiram. Setelah itu, berselang dua hari pula, penyiramannya balik lagi ke bagian daun. Demikian seterusnya.

Anggur juga menyukai tanah berpasir. Karena itu, media tanamnya berupa tanah, sekam yang belum dibakar, dan pasir. Lebih banyak pasir akan semakin bagus, dengan komposisi 2 bagian pasir, 1 bagian tanah, dan 1 bagian sekam. Sekam yang belum dibakar akan lebih cepat menyerap air dan mempermudah pertumbuhan akar.
Untuk pemupukan, kita bisa menggunakan pupuk kandang dari kotoran kambing, karena pupuk kenis ini dapat menghindari hama rayap yang sering menggerogoti akar tanaman anggur. Jika menggunakan pupuk dari kotoran sapi, biasanya rayap akan masuk sampai ke dalam tanah, lalu memakan akar tanaman.
Pupuk dapat disebarkan di atas media tanam sebanyak 1/4 sampai 1 karung pupuk ukuran 10-15 kg. Pemupukan cukup dilakukan 5-6 bulan sekali.

Cara membuat pergola anggur
Menanam anggur sebagai pergola tidak membutuhkan waktu terlalu lama. Sekitar enam bulan saja, tanaman sudah merambat ke mana-mana, bahkan bisa berbuah juga.
Untuk memulainya, pastikan sudah ada tiang penyangga yang akan menjadi media perambatan bagi batang tanaman anggur. Bibit tanaman anggur dikeluarkan dari polibag. Gali lubang tanah di sekitar tiang. Setelah itu, masukkan bagian akar tanaman ke dalam lubang tersebut.
pergola anggur
Tempelkan salah satu pucuk tanaman ke tiang rambat dan diikat dengan tali. Kelak, tanaman ini pun akan mengelilingi tiang hingga menuju atap dengan sendirinya.
Kalau tanaman sudah merambat kemana-mana dengan daun cukup lebat (sekitar 6 bulan sejak bibit ditanam), kita bisa mengurangi jumlah daun hingga 40%. Tujuannya agar tanaman cepat berbuah.
Buah anggur tidak bersifat musiman. Jeda waktu setiap berbuah sekitar 3-4 bulan. Perbanyakannya bisa dilakukan dengan cara cangkok maupun setek.
Tanaman anggur sudah berbuah dalam waktu 6-12 bulan.
Hama yang sering menyerang anggur antara lain belalang, kutu putih, dan ulat. Kutu putih biasanya menempel pada batang, sedangkan belalang dan ulat akan memakan daun anggur. Untuk mencegah serangan hama, lakukan penyemprotan pestisida dua kali setiap bulan, yang bisa dilakukan saat pagi maupun sore hari.
Selamat mencoba! #
(Sumber : griyagawe.com)

Minggu, 07 September 2014

MEMBUAT TAMAN KOLAM MUNGIL DI RUMAH MINIMALIS

JIKA Anda mempunyai sisa lahan tidak ada salahnya jika digunakan untuk kolam ikan mungil dan taman minimalis. Mebagian dari Anda  masih memiliki sisa lahan, baik itu di depan rumah, d isamping rumah, atau di belakang rumah bingung mau dimanfaatkan untuk apa.

Di antara solusi yang tepat adalah membuat kolam ikan. Kolam ikan biasanya identik dengan taman yang terdengar suara gemricik air mengalir.
Selain fungsi yang begitu artistik taman kolam mungil juga dapat berfungsi untuk penyejuk jiwa.

Anda akan merasa tenang dan nyaman setelah melihat kolam yang penuh dengan ikan-ikan yang cantik. Agar menambah nilai artistik kolam ikan, pilihan ikan yang akan mengisi kolam juga sangat menentukan nilai keindahan, untuk ikan yang ada di taman kolam Anda, ikan yang cocok adalah ikan koi.

Kedalaman kolam ikan koi sangat penting untuk kehidupan ikan koi. Kedalaman kolam baiknya lebih dari 80 cm (bagian yang terisi air), agar kolam ikan terlindungi dari gangguan binatang pemangsa, binatang peliharaan seperti kucing dan hewan lain yang mungkin akan memusnahkan ikan Anda. Kolam ikan yang lebih dalam juga akan semakin membantu menstabilkan temperatur air yang disebabkan oleh terik panas matahari, cuaca dingin di waktu malam atau pada saat hujan.#
(www.desaindenahrumah.com)